Takut Kepada Allah
Khauf (takut) kepada Allah swt. ialah menahan nafsu dan semua anggota badannnya dari perbuatan maksiat dengan penuh kekuatan. Banyak sekali dalam Al-Qur’an yang menjelaskan tentang khauf (takut) kepada Allah swt. dan siksaannya, diantaranya, yaitu:
1. Dalam surah An-Naziat ayat 40-41, yang artinya:
“Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhan-nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, sesungguhnya surgalah tempat kembali (nya).”
2. Dalam surah An-Nahl ayat 50, yang artinya:
“Mereka takut kepada Tuhannya yang berkuasa atas mereka dan melaksanakan yang diperintahkan (kepada mereka).”
3. Dalam surah Ali Imran ayat 175, yang artinya:
“Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti dengan pengikut-pengikutnya (kepada kalian). Karena itu janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kalian benar-benar beriman.”
Maka dari itu, kita sebagai umat Islam dan orang-orang yang beriman haruslah takut hanya kepada Allah swt. saja. Kita tidak boleh takut dengan makhluk-makhluk ghaib atau orang-orang yang sudah meninggal, apalagi sampai percaya kalau makhluk ghaib dan orang yang meninggal itu bisa melakukan dan mengatur suatu urusan serta mendatangkan mudarat (bahaya). Jika kita percaya hal seperti itu, maka kita termasuk orang yang melakukan syirik khauf (takut) yang termasuk syirik besar yang dosanya sangat besar.
Adapun takut kepada hewan liar atau kepada orang hidup yang zhalim tidak termasuk dalam syirik ini. Itu adalah ketakutan yang merupakan fitrah dan tabiat manusia, dan tidak termasuk syirik. Namun, harus diingat, takutlah hanya kepada Allah swt. dengan selalu menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar