Jumat, 26 Juni 2015

Amalan-Amalan Kebajikan yang Bermanfaat

Amalan-Amalan yang Dapat Memanjangkan Umur, Menambah Kebajikan, dan Meninggikan Derajat

1.          Carilah Pahala Dari Allah Dalam Setiap Amalan Yang Anda Lakukan

            Cari pahala dalam tidur, makan, minum, dan pekerjaan Anda, maka Anda akan diberi pahala, insya Allah. Amal baik itu banyak sekali, diantaranya menyebarkan dan menjawab salam, mendo’akan orang yang bersin dengan mengucapkan yarhamukallah(semoga Allah swt. mengasihi engkau), rendah hati, memaafkan orang yang pernah menzhaliminya, dan berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepadanya. Semua perkara ini bila dikerjakan seorang muslim karena ketaantan kepada Allah dan niat baik mengharapkan wajah Allah semata, tidak dilakukan sekedar kebiasaan atau kamuflase, maka ia akan mendapat pahala.

2.          Sambunglah Silaturahim Dengan Kerabatmu

            Dari ‘Abdullah bin Mas’ud r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda:
“Silaturrahim akan menambah umur.” (Shahiihul Jaami’).

            Dan Nabi saw. bersabda:
“Barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung kerabatnya.” (HR. Al-Bukhari).

            Hati-hatilah dari memutuskan kerabat, karena ini adalah sebab laknat Allah dan siksaNya. Allah swt, berfirman:
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan. Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.” (QS. Muhammad: 22-23).

            Nabi bersabda:
“Hubungilah kaum kerabat kalian walaupun dengan salam.” (Shahiihul Jaami’ dari Ibnu ‘Abbas r.a.).

3.          Perbaikilah Akhlakmu

          Dari Abud Darda’ bahwa Nabi saw. bersabda:
“Tidak ada suatu pun yang lebih berat dalam timbangan hamba yang beriman pada hari Kiamat dibandingkan akhlak yang mulia, dan sesungguhnya Allah membenci orang yang keji (ucapannya) lagi buruk (perangainya).” (HR. At-Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani).

            Nabi saw. bersabda:
“Orang yang paling aku cintai di antara kalian, dan yang paling dekat majelisnya denganku pada hari Kiamat, ialah orang yang paling luhur akhlaknya di antara kalian.” (HR. At-Tirmidzi).

4.          Berbuat Baiklah Kepada Tetangga Anda

            Dari ‘Aisyah r.a., ia mengatakan, Rasulullah saw. bersabda:
“Silaturahim, akhlak yang baik dan bertetangga dengan baik dapat memakmurkan negeri (menambah rezeki) dan menambah umur.” (Shahiihul Jaami’).

            Sabdanya:
“Sebaik-baik Sahabat di sisi Allah ialah yang baik kepada Sahabatnya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah ialah yang terbaik kepada tetangganya.” (HR. At-Tirmidzi dan Ahmad).

            Sabdanya:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tetangganya.” (HR. Muslim, Ibnu Majah dan Ahmad).

5.          Peliharalah Shalat Berjama’ah Di Masjid

          Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Shalat berjama’ah lebih utama daripada shalat sendirian dengan selisih dua puluh tujuh derajat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

6.          Bersucilah Di Rumah Anda dan Pergilah Untuk Melaksanakan Shalat

          Rasulullah saw. bersabda:

“Barangsiapa keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat fardhu, maka pahalanya sebagaimana pahala orang yang berhaji lagi berihram.” (HR. Abu Dawud, dan dishahihkan oleh al-Albani).

7.          Peliharalah Shalat Di Shaf Pertama

            Rasulullah saw. bersabda:

“Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Nya bershalawat atas (orang-orang yang berada di) shaff pertama.” (HR. Ahmad, dengan sanad yang jayyid).

8.     Perbanyaklah Shalat Di Al-Haramain Asy-Syarifain (Dua Tanah Haram Yang Mulia, Yakni Makkah dan Madinah)

          Satu shalat yang dikerjakan di Masjidil Haram lebih utama daripada shalat di masjid lainnya dengan seratus ribu shalat, sebagaimana yang disampaikan Rasulullah.

9.          Kerjakan Shalat-Shalat Sunnah di Rumah Anda

            Rasulullah saw. bersabda
:
“Shalat sunnah yang dilakukan seorang laki-laki di tempat yang tidak terlihat oleh orang lain setara dengan shalat dua puluh lima kali yang dikerjakannya di depan mata orang lain.” (Shahiihul Jaami’ dari Shuhaib).

            Dan Beliau bersabda:

“Sebaik-baik shalat yang dilaksankan laki-laki ialah di rumahnya, kecuali shalat fardhu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

10.     Peliharalah Shalat Isya dan Shubuh Dengan Berjama’ah

            Dari ‘Utsman bin Affan r.a., ia berkata, Rasulullah saw bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan shalat ‘Isya’ secara berjama’ah, maka ia seperti melaksanakan shalat separuh malam, dan barangsiapa melaksanakan shalat Shubuh secara berjama’ah, maka ia laksana melaksanakan shalat sepanjang malam.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

11.     Peliharah Shalat Dhuha

            Keutamaan shalat Dhuha, Nabi saw. bersabda:

“Setiap persendian salah seorang di antara kalian ada shadaqahnya. Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmidadalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbiradalah shadaqah, amar ma’ruf adalah shadaqah, nahi mungkar adalah shadaqah, dan sudah mencukupi hali itu dua raka’at Dhuha yang dilaksanakannya.” (HR. Muslim dari Abu Dzarr r.a.).

12.     Hadirilah Pelajaran-Pelajaran Di Masjid

          Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Barangsiapa pergi ke masjid yang tujuannya hanyalah belajar kebaikan atau mengajarkannya (atau mengamalkannya), maka ia mendapatkan seperti pahala orang yang berhaji yang sempurna hajinya.” (HR. Ath-Thabrani dan dishahihkan oleh al-Albani).

13.     Berhias Dengan Adab-Adab Pada Hari Jum’at

            Dari Aus bin Abi Aus bahwa Rasulullah saw. bersabda:

“Barangsiapa mandi pada hari Jum’at, kemudian bersegera berangkat, berjalan kaki tanpa berkendara, dekat dengan imam, lalu menyimak (khutbah) dan tidak berkata yang sia-sia, maka ia mendapatkan pada tiap-tiap langkah amalan setahun, yaitu pahala puasa dan qiyamnya.” (Diriwayatkan oleh Ahlus Sunan (para penulis kitab Sunan), dan dishahihkan at-Tirmidzi).

14.     Berkeinginanlah Untuk Memperbanyak Haji dan ‘Umrah

            Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali Surga.” (Shahiih Sunan at-Tirmidzi, dari ‘Abdullah bin Mas’ud r.a.).

15.     Berumrahlah Pada Bulan Ramadhan

          Rasulullah bersabda:

“Umrah di bulan Ramadhan sama dengan berhaji bersamaku.” (HR. Al-Bukhari dari Ibnu ‘Abbas r.a.).

16.     Bantulah Kaum Fakir Muslimin Untuk Menunaikan Kewajiban Haji

          Allah akan memcatat untukmu seperti pahala haji mereka yang Anda bantu.

17.     Shalatlah Di Masjid Quba’

            Dari Sahl bin Hunaif r.a. bahwa Rasulullah bersabda:

“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi masjid Quba’, lalu ia melaksanakan shalat di dalmnya, maka ia mendapatkan seperti pahala ‘umrah.” (Sunan Ibnu Majah, dan dishahihkan al-Albani).

18.     Jadilah Mu-Adzdzin Atau Jawablah Mu-Adzdzin

            Anda dapat menambah kebajikan dengan menjadi mu-adzdzin, atau Anda mengucapkan sebagaimana yang diucapkan mu-adzdzin. Nabi bersabda:

“Mu-adzdzin diampuni dosanya sepanjang suaranya. Ia dibenarkan oleh setiap yang mendengarnya, baik yang basah maupun yang kering, dan dia mendapat seperti pahala orang yang shalat bersamanya.” (Shahiih Sunan an-Nasa-i, dari al-Bara’ bin ‘Azib r.a.).

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwa seseorang mengatakan, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya para mu-adzdzin melebihi kami.” Maka beliau bersabda, “Katakanlah sebagaimana yang mereka ucapkan. Jika selesai (adzan) maka memohonlah, niscaya permohonanmu dikabulkan.” (Shahiihut Targhiib wat Tarhiib).

19.     Perbanyaklah Melakukan Puasa-Puasa Sunnah

          Di antaranya:

a)      Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, berdasarkan sabda Nabi:

“Barangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti melaksanakan puasa sepanjang tahun.” (HR. Muslim dari Abu Ayyub al-Anshari r.a.).

b)  Berpuasa tiga hari pada ayyaamul biidh (hari-hari putih, maksudnya hari di mana malamnya bulan purnama) dari setiap bulan Hijriyah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15, berdasarkan sabdanya:

“Barangsiapa melaksanakan puasa tiga hari pada setiap bulan, maka itu seperti puasa sepanjang tahun.” (Shahiih Sunan Ibni Majah, dari Abu Dzarr r.a.).

c)     Puasa ‘Arafah, yakni untuk orang yang tidak melaksanakan haji. Puasa ini menghapuskan dosa-dosa selama dua tahun. Puasa ‘Asyura’ (tanggal sepuluh Muharram) akan menghapuskan dosa-dosa setahun sebagaimana riwayat shahih dari Nabi saw.

20.     Berperansertalah Dalam Memberi Makanan Untuk Berbuka Puasa Kepada Orang yang Berpuasa

            Memberikan buka puasa kepada orang yang berpuasa akan menambah kebajikan. Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Barangsiapa memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan seperti pahalanya tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikit pun.” (Sunan at-Tirmidzi, dari Zaid bin Khalid al-Juhani).

21.     Jangan Tinggalkan Qiyam (Shalat Malam) Pada Lailatul Qadar

            Melaksanakan qiyam pada Lailatul Qadar akan menambah kebaikan juga, dan lebih baik di sisi Allah daripada ibadah 1000 bulan, sebagaimana firman Allah:
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadar: 3).

22.     Berjihadlah Di Jalan Allah

          Jihad di jalan Allah dengan aneka ragamnya akan menambah kebajikan, memperpanjang umur. Nabi bersabda:

“Kedudukan seseorang dalam barisan (yang bertempur) di jalan Allah lebih utama daripada ibadah yang dilakukan seseorang selama 60 tahun.” (HR. Al-Hakim dalam al-Mustadrak, dan ia mengatakan “Shahih sesuai syarat al-Bukhari,” dari Imam bin Hushain).

23.     Ribath Dan Berjagalah Di Jalan Allah

            Ribathdan berjaga sehari di jalan Allah untuk menjaga perbatasan wilayah Islam, pahalanya laksana puasa sebulan berikutnya qiyamnya, berdasarkan sabda Nabi:

“Siapa yang berjaga sehari semalam di jalan Allah, maka ia mendapat seperti pahala puasa dan qiyam selama sebulan.” (Sunan an-Nasa-i, dari Salman al-Khair. Dishahihkan al-Albani).

24.     Perbanyaklah Membaca Al-Qur’an

            Di antara yang dapat memperpanjang usia dan menambah kebajikan ialah membaca al-Qur’am dan mengulang-ulang bacaan sebagian surat, seperti surat al-Ikhlas yang setara dengan sepertiga al-Qur’an, dan al-Kaafirun yang setara dengan seperempat al-Qur’an.
            Dari Abud Darda’ bahwa Nabi bersabda, “Apakah salah seorang di antara kalian tidak mampu membaca sepertiga al-Qur’an dalam semalam?” Mereka bertanya, “Bagaimana membaca sepertiga al-Qur’an.” Beliau bersabda, “Qul huwallaahu ahad (surat al-Ikhlas) setara dengan sepertiga al-Qur’an.” (HR. Muslim).
            Dan Nabi bersabda:

Qul yaa ayyuhal kaafirun setara dengan seperempat al-Qur’an.” (HR. Al-Hakim dalam al-Mustadrak dan dishahihkannya, dari Ibnu ‘Umar r.a.).

25.     Perbanyaklah Berdzikir Kepada Allah

          Dzikir mudha’af(yang bacaannya diulang-ulang) adalah lautan kebajikan yang sangat luas, di antaranya: tasbih, tahmid, tahlil, takbir, hauqalah (ucapan laa haula walaa quwwata illaa billaah) dan hasbalah (ucapan hasbiyallaah).

26.     Perbanyaklah BerIstighfar

            Istighfaryang dilakukan berulang-ulang akan menambah kebaikan.
        Dari ‘Ubadah bin ash-Shamit, ia mengatakan: Aku mendengar Rasulullah bersabda, “Barangsiapa memohonkan ampunan bagi kaum mukminin dan mukminat, maka Allah mencatat untuknya dengan setiap mukminah satu kebajikan.

27.     Berperansertalah Dalam Menyelesaikan Hajat Orang Lain

            Menyelesaikan hajat orang lain dapat memperpanjang umur dan menambah kebajikan.
            Dari ‘Abdullah bin ‘Amr r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sungguh aku berjalan bersama saudaraku sesama muslim untuk suatu hajat, itu lebih aku sukai daripada i’tikaf di masjid ini selama sebulan.” Yakni masjid Madinah. (HR. Ath-Thabrani dan dihasankan al-Albani dalam Shahiihul Jaami’).

28.     Mati Dalam Ribath (Berjagalah-Jaga Di Jalan Allah)

            Nabi Muhammad saw. bersabda:

Setiap orang yang mati ditutup amalnya kecuali orang yang mati dalam keadaan berjaga-jaga di jalan Allah. Karena amalnya akan terus dikembangkan untuknya hingga hari Kiamat, dan dia diberi rasa aman dari fitnah kubur.” (HR. At-Tirmidzi, hadits hasan shahih).

29.     Hendaklah Anda Memiliki Shadaqah Jariyah

            Seperti wakaf yang mewakafkannya karena Allah dan amal-amal kebajikan lainnya. Nabi Muhammad saw. bersabda:

Di antara amalan dan kebajikan yang terus sampai kepada orang mukmin setelah kematiannya, ialah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf yang diwariskannya , masjid yang dibangunnya, rumah yang dibangunnya untuk ibnu sabil, sungai yang dialirkannya, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya semasa sehatnya dan semasa hidupnya, maka itu sampai kepadanya setelah kematiannya.” (HR. Ibnu Mjah dan dihasankan al-Albani, dari Abu Hurairah r.a.).

30.     Hendaklah Anda Berkeinginan Untuk Memiliki Anak Yang Shalih

            Mendidik anak agar menjadi anak yang shalih pahalanya akan terus mengalir kepada Anda, baik semasa hidup maupun sesudah mati.

31. Jadilah Da’i (Yang Menyeru Manusia) Kepada Allah Dan Ajarkanlah  Kepada Mereka (Syari’atNya)

            Mengajarkan kebajikan kepada manusia termasuk amal yang pahalanya terus mengalir kepada Anda, baik semasa hidup maupun sesudah mati. Nabi Muhammad saw. bersabda:

Jika anak Adam (manusia) mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah r.a.).


Barangsiapa menyeru kepada petunjuk, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun.” (HR. Muslim dari Abu Hurairah r.a.).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar