Rabu, 24 Juni 2015

Sabar dan Tabah

Sabar dan Tabah

            Berbuat yang baik dan terbaik, niscaya akan mendapatkan yang baik dan terbaik pula. Inilah prinsip hidup yang tidak diragukan lagi kebenarannya. Setiap orang pasti akan memetik apa yang telah ditanamnya. Tanamlah kebaikan, maka engkau akan memetik kebaikan. Itulah hasil terbaik yang dipetik dari hal terbaik. Jadi, berbuat baiklah, niscaya hasil akhir yang baik dan indah pun akan engkau dapatkan!
            Segala cobaan hidup akan terasa mudah dan ringan bila kita mampu menyikapinya dengan penuh kesabaran, ketabahan, dan keimanan yang tinggi kepada Allah. Kesabaran dan ketabahan akan menjadikan seseorang tidak berkeluh kesah dan putus asa dalam mengalami cobaan. Kesabaran akan menjadikan seseorang lebih dewasa dan tangguh dalam menjalani kehidupan.
            Kesabaran dan ketabahan akan menjadikan beban dan kesulitan tidak terasa memberatkan dan menyusahkan. Keimanan dan ketakwaan yang tinggi kepada Allah akan menjadikan seseorang memiliki sikap sabar dan pasrah, juga menjadi penopang bagi kuatnya daya tahan seseorang dalam menghadapi cobaan karena ia merasa punya sandaran, yaitu Allah swt.
            Sabar adalah kemampuan untuk menahan diri terhadap segala sesuatu yang dibenci bahkan terhadap segala sesuatu yang disenangi sekalipun. Sabar adalah kemampuan diri untuk menahan diri dari mendapatkan atau menghilangkan sesuatu sebelum waktunya. Sabar adalah kemampuan diri untuk menerima sesuatu yang telah ditetapkan Allah tanpa menafikan usaha dan upaya. Dalam kesabaran ada ketabahan, kepasrahan, ketenangan, dan ketakwaan diri kepada Allah swt. Dalam sabar juga ada kekuatan, ketekunan, dan ketahanan.
            Sabar terhadap segala sesuatu yang dibenci adalah kemampuan untuk menahan diri dan tabah saat menghadapi sesuatu yang tidak diinginkan, misalnya saat menghadapi kesulitan, penderitaan, musibah, dan berbagai cobaan hidup, dengan ketabahan dan kepasrahan diri untuk menerima segala sesuatu yang telah jadi ketetapan Allah dengan hati yang lapang.
            Sabar terhadap sesuatu yang disenangi adalah kita bisa menahan diri dan tidak lupa diri saat menerima atau mendapatkan sesuatu yang menyenangkan, tidak jadi sombong dan tinggi hati, tidak kikir ataupun boros.
            Ketabahan adalah kemampuan seseorang untuk menyikapi dan menjalankan sesuatu secara sabar. Ketabahan adalah kekuatan hati dan mental seseorang untuk menerima kesulitan apapun atau sesuatu yang tidak dinginkannya dengan lapang dada, kemampuan untuk menerima kenyataan hidup yang tidak diinginkan, keteguhan hati untuk tetap bertahan dan menjalani hidup dengan sebaik-baiknya meskipun kenyataan hidup yang dihadapi terasa pahit dan menyakitkan.

            Ketabahan adalah cermin dari ketangguhan dan ketegaran diri, karenanya ketabahan akan selalu terkait dengan sifat kesabaran dan ketakwaan kepada Allah. Ketabahn mampu menjadikan segala kesulitan dan penderitaan sebagai jembatan menuju kemuliaan. Dengan ketabahan segala kesulitan akan hilang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar