Hidup Bertetangga
Konsep Islam perlu sekali diterapkan dalam kehidupan bertetangga, sehingga pergaulan terhadap tetangga bisa harmonis. Berbuat baik kepada tetangga merupakan hal yang disyariatkan oleh agama Islam. Oleh karena itu orang-orang beriman harus mampu menciptakan rasa hormat, mencintai, dan menyayangi terhadap tetangga. Jangan sekali-kali menyakiti tetangga, baik dengan omongan maupun perbuatan.
Jadi berbuat baik kepada tetangga haru benar-benar menjadi kenyataan dalam kehidupan ini, agar kita bisa dibilang orang beriman kepada Allah yang sesungguhnya. Nabi Muhammad saw. bersabda yang artinya:
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaknya berbuat baik kepada tetangganya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Agar kita termasuk umat Islam yang baik menurut pandangan Allah, maka berbuat baiklah kepada teman, maupun tetangga. Dan perbuatan baik yang kita lakukan tersebut hendaklah karena Allah semata. Bukan pamrih, tidak ingin disanjung dan dipuji. Rasulullah saw. bersabda yang artinya:
“Sebaik-baik teman menurut pandangan Alah ialah orang yang paling baik kepada temannya, dan sebaik-baik tetangga di sisi Allah ialah orang yang paling baik kepada tetangganya.” (HR. Tirmidzi).
Tidak sedikit kita jumpai dalam hidup bertetangga ada tetangga yang jahat. Untuk menghadapi tetangga yang jahat maka kita perlu menerapkan kesabaran yang mendalam. Jadi, tetangga yang jahat tidak boleh dibalas dengan kejahatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar