Senin, 22 Juni 2015

Cinta

Cinta

            Cinta adalah ketulusan hati untuk saling mengasihi dan menyayangi dalam ikatan yang suci. Orang yang mampu memosisikan cinta sebagai “anugrah terindah” dari Yang Maha Kuasa, dengan selalu menjaga kesucian cinta serta senantiasa membingkainya dalam bingkai moral dan agama, niscaya dialah orang yang akan mendapatkan cinta yang bahagia.
            Tetapi siapa saja yang menyalahartikan cinta ataupun menodai kesucian cinta dengan memandang cinta di atas segala-galanya, maka cintanya itu adalah cinta buta. Cinta semacam itu tidak lagi menjadi karunia, melainkan akan menjadi petaka yang membawa kepada duka lara dan derita sepanjang hidupnya.
            Cinta sejati adalah keinginan untuk memiliki yang selalu didasari oleh niat dan perbuatan yang suci, dibarengi dengan sikap menjaga, memelihara, dan mengayomi orang yang dicintai. Cinta sejati adalah ungkapan kasih sayang yang tulus dan murni. Cinta sejati adalah cinta atas dasar Ilahi, yaitu mencintai dan membenci karena Ilahi, bukan semata-mata karena nafsu dan ambisi. Jadi, cinta sejati yang paling hakiki adalah cinta kepada Ilahi Rabbi, yaitu Allah Yang Maha Mencintai dan Mengasihi.
            Cintailah segala sesuatu sewajarnya saja. Jangan peruntukan 100% cintamu untuk sesuatu yang fana, karena hal itu hanya akan membuatmu kecewa. Percayalah, kalau tidak dia yang meninggalkanmu, pasti engkaulah yang akan meninggalkannya karena semua yang ada di dunia ini hanyalah sementara. Jadi, jangan pernah kebencian dan kecintaan kita, menutupi “Nur Ilahi” yang memancar dari dalam lubuk hati. Semua yang telah dan akan terjadi adalah mutlak rahasia Ilahi. Kita, manusia hanya bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari apa yang telah terjadi.
            Sesungguhnya cinta dan kasih sayang itulah yang membuat hidup ini indah dan terasa menyenangkan. Tanpa cinta dan kasih sayang, hidup ini akan terasa hampa, hambar, dan menjemukan. Jadi, hiasilah hidupmu dengan cinta dan kasih sayang, baru engkau akan menyadari betapa hidup ini adalah indah dan penuh warna. Indahkanlah hidupmu dengan cinta dan kasih sayang, baru engkau akan mengerti hakikat keberadaanmu di dunia. Cinta suci dan kasih sayang sejati itu indah dan abadi, tidak akan pernah pudar ditelan putaran hari yang terus berganti.

            Kita harus memosisikan cinta kita kepada Sang Pencipta di atas segala-galanya. Cinta kita kepada Allah swt. harus diatas cinta kita kepada orang tua, anak, cucu, kerabat, dan teman sejawat, harta benda, diri kita sendiri, bahkan juga di atas apapun yang ada di dunia ini. Jadi, untuk dapat meraih cinta Allah, kita harus mampu mengerjakan seluruh perintah-Nya dan menjauhi seluruh larangan-Nya dengan segenap hati dan jiwa. Kita harus mampu mendasarkan segala ucapan, tingkah laku, dan perbuatan kita karena Allah, bukan karena yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar