Kamis, 25 Juni 2015

Sukses Selamat

Sukses Selamat

            Modal utama untuk meraih kesuksesan adalah kecerdasan, kearifan, dan kejernihan hati. Kunci agar mendapat kesuksesan dan keselamatan ada pada kerja keras, kecerdasan, kearifan, dan kejernihan hati.
            Kematangan pribadi adalah kemampuan seseorang untuk memahami, bersikap, dan bertindak secara tepat dan benar. Kematangan pribadi akan tampak dari kecerdasan, kearifan, dan kejernihan hatinya dalam bersikap dan bertindak, ataupun dalam memahami dan menyikapi sesuatu. Kecerdasan, kearifan, dan kejernihan hati adalah faktor penopang terbentuknya kematangan pribadi.
            Untuk meraih kecerdasan dan akal pikiran yang tajam perlu adanya usaha-usaha pengasahan dan pengembangan yang sistematis, kontinu, dan optimal, senantiasa menuntut ilmu pengetahuan dan belajar. Salah satu upaya pengasahan diri untuk meraih kecerdasan dan ketajaman akal pikiran adalah dengan banyak bertafakur, memikirkan, merenungkan, memahami, dan menghayati ayat-ayat Allah, baik yang bersifat lafziah (Al-Qur’an) maupun yang bersifat kauniyah (fenomena alam dan kejadian di sekitar kita).
            Dengan kecerdasan, seseorang akan lebih cermat dan cepat dalam memahami, memutuskan, dan melakukan sesuatu. Lebih cepat dan gesit untuk mencari solusi dari segala permasalahan. Lebih bisa mencari banyak alternatif pemikiran untuk menyelesaikan permasalahan, dan meraih keberhasilan.
            Kearifan diri adalah cerminan dari matangnya kepribadian. Kearifan adalah gambaran nyata dari kuatnya kepribadian. Kearifan akan terwujud dalam diri seseorang dengan luasnya pengetahuan dan tingginya kesabaran. Ilmu pengetahuan yang dalam, wawasan yang luas, dan pola pikir yang jernih, ditambah dengan sikap hidup yang sabar, tidak mudah putus asa dan tawakal, akan menjadikan seseorang mampu meraih kearifan dan kematangan diri.
            Dengan kearifan, seseorang akan lebih bersikap hati-hati, cermat, dan berpandangan jauh ke depan dalam memahami dan menyikapi sesuatu yang terjadi. Tidak mudah bersikap gegabah, emosional, dan ceroboh dalam menyikapi sesuatu. Ia akan berpikir matang sebelum memutuskan untuk bertindak ataupun berbuat.
            Kejernihan hati adalah sarana utama untuk meraih kecerdasan dan kearifan hidup yang akan mebentuk kepribadian yang matang. Kejernihan hati akan membuat seseorang mampu berpikir secara terang dan jelas sebelum berucap dan bertindak. Salah satu upaya meraih kejernihan hati adalah dengan penyucian diri dari segala perbuatan dosa dan maksiat. Jika ingin meraih kejernihan hati, sucikanlah diri dari perbuatan dosa dan maksiat, basuhlah hati dengan air mata taubat.

            Kejernihan dan kesucian hati tidak akan bisa bersatu dengan dosa dan maksiat, karena sesungguhnya kejernihan dan kesucian hati adalah bersihnya hati dari titik-titik noda dan maksiat. Mohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan serta berusaha sekuat tenaga untuk senantiasa menghindarkan diri dari perbuatan dosa dan kemaksiatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar