Senin, 29 Juni 2015

Persaudaraan Sesama Muslim

Persaudaraan Sesama Muslim

            Semua umat Islam tentu saja mendambakan suatu kedamaian karena dengan kedamaian hidup bisa tenang, makmur, dan juga terjamin dalam melaksanakan berbagai aktivitas. Untuk menciptakan suasana yang yang sedimikian ini, maka dibutuhkan rasa persaudaraan dan kesatuan umat. Rasa bersatu padu bisa terealisasi dalam kehidupan sehari-hari apabila umat Islam satu sama lain saling menyayangi, mencintai, dan saling mengasihi. Sifat-sifat yang baik semacam itu harus benar-benar kita terapkan mulai dari lingkungan keluarga sampai lingkungan yang luas yakni umat Islam di seluruh penjuru dunia.
            Nabi Muhammad saw. bersabda:

“Kamu akan melihat orang-orang beriman dalam saling menyayangi, saling mencintai, saling mengasihinya, bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota saja sakit maka tertariklah bagian anggota yang lain ikut sakit, dengan tidak dapat tidur dan badan panas.” (HR. Bukhari dan Muslim).

            Itulah kepribadian baik yang diterapkan umat Islam satu sama lain dalam kehidupan ini. Kalau kita merasa jadi orang beriman sesungguhnya, maka yang namanya menyakiti sesama Islam tidak mungkin ada, baik itu melalui ucapan yang tidak baik, atau perbuatan, karena sesama umat Islam bagaikan satu tubuh, bila satu anggota ada yang sakit, maka terasa sakit semua anggota badan tersebut.
            Juga sabda Rasulullah saw.:

“Orang mukmin terhadap mukmin lainnya, tak ubahnya bagaikan suatu bagunan yang bagian-bagiannya (satu sama lain) kuat menguatkan.” (HR. Muslim).

            Orang beriman hendaklah saling memberikan pengertian yang baik, saling menasihati satu sama lain dengan kebenaran dan kesabaran. Jangan sampai di natara kita, bila melihat saudaranya melakukan hal-hal yang tidak baik, dia tidak diberi nasihat yang baik, malah dibenci, dicaci maki, bahkan dimarahi, dengan demikian akan timbul dampak yang negatif dalam persaudaraan yang bisa meretakkan hubungannya. Untuk menghadapi hal semacam ini, maka menasihati sesama saudara benar-benar harus diterapkan dalam segala hal, agar saudara kita tidak akan berlarut-larut dalam kejelekan. Dan memberi nasihat haruslah dengan kata yang halus, arif, dan bijak. Umat beriman di mana saja menjadi saudara kita, oleh karena itu ciptakan rasa persaudaraan yang penuh dengan kebaikan lahir dan batin.
            Tentang pentingnya menasihati sesama mukmin, maka Nabi Muhammad saw. bersabda:


“Orang mukmin itu adalah menjadi saudara sesama mukmin (karena itu) janganlah meninggalkan memberi nasihat dalam segala hal.” (HR. Ibnu Najjar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar