Minggu, 21 Juni 2015

Islam dan Ihsan

Islam dan Ihsan

I.            Islam

A.    Pengertian Islam

            Islam berasal dari kata “Aslama Yuslimu”, yang jatuh pada isim masdar “Islaaman.” Dimana artinya adalah penyerahan, yakni menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah untuk berbakti kepada-Nya agar mendapatkan kebahagiaan hidup di dunia terutama kebahagiaan hidup di akhirat nanti.
            Pengertian Islam secara luas, telah dijelaskan oleh Rasulullah saw. dalam hadist riwat Muslim dikala beliau menjawab pertanyaan malaikat Jibril tentang Islam. Beliau menjawab, 

“Islam yaitu engkau bersaksi bahwa tiada Tuhan kecuali hanya Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan, dan melaksanakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu dalam perjalanannya.” (Hadits riwayat Muslim).

B.    Rukun Islam

            Rukun Islam ada 5, yaitu:

1.     Mengucapkan Dua Kalimat Syahadat.



“ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLOOHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSUULULLOOHI.”

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.

            Orang yang ingin masuk Islam wajib mengucapkan dua kalimat syahadat dengan lisannya (lidahnya).

2.     Mendirikan Shalat

            Mendirikan shalat wajib lima kali (Shubuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, Isya) sehari semalam, yang tiap shalat memiliki waktu yang telah ditentukan. Siapapun orangnya, jika mengaku beragama Islam maka berkewajiban mendirikan shalat. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah saw. pernah bersabda,

“Batas antara seseorang dengan kekufuran dan syirik adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim).

3.     Menunaikan Zakat

            Dalam agama Islam tidak semua pemeluknya diwajibkan menunaikan zakat, yang diwajibkan berzakat adalah orang yang memiliki harta yang cukup dan sampai pada nishab untuk diberikan kepada orang yang telah ditentukan.

4.     Berpuasa pada Bulan Ramadhan

            Bagi siapapun yang beragama Islam dan tidak berhalangan menurut syara’, maka baginya berkewajiban berpuasa pada bulan Ramadhan. Allah swt. berfirman,

Hai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu, semoga kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqoroh: 183).

5.     Pergi Haji ke Baitullah

            Kewajiban pergi haji ke Baitullah hanya berlaku bagi orang yang mampu. Baik dari segi biaya, keamanan perjalanan ataupun kesiapan fisik dan mentalnya dalam melaksanakan semua amalan-amalan haji. Kewajiban haji hanya seumur hidup sekali. Jika sudah pernah melaksanakan ibadah haji, maka tidak berkewajiban menunaikan ibadah haji lagi, walau ia mampu melaksanakannya. Tetapi jika ia melaksanakannya, maka hukumnya sunat.

II.            Ihsan

            Ihsan adalah kebaikan atau kebajikan. Jadi apabila seseorang mengaku beriman dan beragama Islam, maka dengan sendirinya ia harus membuktikan keimanan dan keislamannya dengan melakukan berbagai amal kebajikan.
            Pengertian Ihsan secara luas telah dijelaskan Rasulullah saw. dalam hadits riwayat Muslim. Dimana ketika beliau memberi penjelasan kepad malaikat Jibril as. Yang menyamar sebagai seorang laki-laki. Beliau bersabda,

Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Dan jika engkau tidak melihatNya, (maka) sesungguhnya Dia selalu melihatmu.


            Jika seseorang telah meyakini bahwa kemana pun dan dimana pun dirinya berada, Allah selalu mengawasinya. Dengan demikian, ia akan merasa malu jika mengerjakan sesuatu yang maksiat. Sebaliknya, ia akan selalu berbuat kebajikan demi mendapatkan keridhaan Allah semata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar